Drama yang Sukses



Aku mau cerita dikit soal drama yang aku disana ikut main, judulnya "Kita Selamanya".
Itu adalah kali pertama aku akting di depan banyak orang.

Sebenernya drama itu tugas dari pak Robert, guru bahasa indonesia kami. Drama yang durasinya bekisar 30 menit itu ngisahin persahabatan lima orang anak SMA.

1. Lima orang sahabat yg awalnya itu musuhan. Nggak pernah akur. Selalu saling menjatuhkan. Padahal mereka sekelas, tapi gak pernah akur.
2. Sampe suatu ketika, ada sesuatu yg bikin mereka baikan. Dan berjanji memperbaiki hubungan mereka satu sama lain. Mereka pun berteman. Dekat. Semakin dekat terhitung waktu.
3. Kelima anak itu selalu bersama kemanapun. Main, ngerjain tugas. Kemanapun mereka bersama, ya kecuali saat-saat tertentu seperti buang air besar atau yang lainnya. Haha.
4. Dan disuatu hari bahagia mereka, ada sikap aneh dari salah seorang mereka. Aneh, aneh sekali. Sampai akhirnya seorang itu pergi tanpa kabar.
5. Keempat anak yang ditinggal sahabatnya itu tidak diam saja. Mereka mencari tau sampai berminggu-minggu dan akhirnya mereka menemukan titik terang.
6. Namun bukan titik terang buat kehidupan mereka selanjutnya, tapi titik terang untuk kekhawatiran mereka. Bisa dibilang suatu kejelasan yang tidak diharapkan.
7. Teman yang mereka cari itu udah berpulng ke pangkuan Tuhan karena menderita penyakit yang tidak pernah mereka sangka sebelumnya. Itu yang membuat mereka sangat terpukul.
8. Sebelum meninggal, sahabat itu menulis surat buat sahabatnya yg ditinggalkan. Suratnya yg buat aku, padahal cuman ngawur tapi kata temen-temen surat yang aku bikin bagus, menyentuh.
9. Pas ending, settingnya di pusaran anak itu. Temen-temen aktingnya bagus, menghayati banget. Sampai nangis beneran.
10. Pas itu juga diiringi pembacaan surat yang aku bikin tadi. Sambil ada backsound instrumentalnya. Dan disitu temenku yang nonton ikut nangis.
11. Seneng, dramanya bisa diterima walaupun banyak salah akting juga. Senengnya lagi, semua narasi yang aku buat sangat memuaskan.
11. Dialog yang temen-temen bikin juga bagus. Cuman kita kurang menghayati di awal. Maklumlah, grogi.
12. Pak robert juga ngasih 50k buat kelompok kami. Pengalaman berharga banget, bukan soal uang yang dikasih, tapi apresiasi yg diberikan buat drama pertamaku itu luar biasa. Lebih-lebih ketika selesai, temen-temen sekelas memberi tepuk tangan yang meriah.

Itu tadi pengalamanku tentang drama pertamaku. Semoga bisa dijadikan sejarah dalam perjalanan hidup :))


0 tanggapan:

Posting Komentar


1. Jangan berkomentar secara SARA maupun SARU.
2. Jangan Berkomentar spam atau iklan bersifat komersial maupun iklan blog.
3. Jangan menjiplak tulisan apapun dari blog saya.
4. Komentar kamu akan muncul setelah disetujui oleh penulis.

Sekian.
Salam Blogger.

 

Penonton Peran

Mengikuti

Banner Komunitas Blogger Jogja Berhati Nyaman