Selamat Tidur Hari Esok



Kesepian di diri sedang mencoba meramaikan malam yang terlukis setiap harinya hingga kamu menyapaku lagi. Ada keadaan sama dimana sumber semangatku menghilang dan tak menyapaku lagi hingga kebingungan memaksaku mencarinya.

Hati ingin tertawa dan bergembira bersamanya, bercanda dengannya kini mulai diam dan menyepi. Apa kabar hatiku? Nampaknya, dia sedang sakit hari ini.

Hingga malam mengetuk pintuku lagi, termenung lagi, bersedih lagi. Tak ada yang mampu menjadi obat penawar dari kesakitan. Apakah aku belum cukup sabar menunggumu pulang? Bahkan kamu tak berpamitan kepadaku, kepada hatiku.

Aku mulai lelah di tengah malam yang belum terpejam. Jadi, sekarang menyuruh mata untuk tidur menjadi hal yang sulit. Aku ingin bertemu kamu dan bercanda lagi. Kamu, penjaga semangatku. Mungkin hari esok akan membawamu pulang. Mungkin.

Ah! Sudahlah. Aku sudah ingin tidur. Aku ingin melihatmu, menyapamu dan bercanda denganmu dalam mimpi atau apalah itu. Biarlah hari esok beristirahat di ranjangnya, sebelum dia menjemput semangatku dan mengantarmu pulang. Biarkan aku dan hatiku menyembuhkan sakitnya. Selamat tidur kamu dan hari esok. Tawamu dan segala kamu yang tidak terengkuh oleh semua inderaku.



sumber foto: http://s9.favim.com/orig/131030/alone-conversations-garden-girl-Favim.com-1025594.jpg

0 tanggapan:

Posting Komentar


1. Jangan berkomentar secara SARA maupun SARU.
2. Jangan Berkomentar spam atau iklan bersifat komersial maupun iklan blog.
3. Jangan menjiplak tulisan apapun dari blog saya.
4. Komentar kamu akan muncul setelah disetujui oleh penulis.

Sekian.
Salam Blogger.

 

Penonton Peran

Mengikuti

Banner Komunitas Blogger Jogja Berhati Nyaman