3 Hari Demi 3 Tahun



What am I talking about now? You know lah. Apalagi kalau bukan Ujian Nasional.
Oke, ketika aku menyebutnya kalian pasti tahu arah pembicaraanku. Jadi aku gak perlu basa-basi lagi ya haha.

Ujian Nasional bukanlah sesuatu yang asing di hidup kita semua, men! Semua yang pernah bersekolah pasti paham sama peristiwa (yang katanya) bersejarah itu. Kenapa bersejarah? Ya (katanya lagi) Ujian nasional itu semacam syarat seseorang bisa ngelanjutin ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi. 

But, is it the only measure of educational success?

Kalau menurut pandanganku pribadi, jawaban dari pertanyaan diatas adalah: BIG NO!
Tentu saja bukan bermaksud apa-apa, aku disini cuma mau menyampaikan isi hatiku yang paling dalam kepadamu kakanda #halah! 

Oke kembali ke topik pembicaraan kita. Kenapa aku ngangkat tema ini? Karena aku sendiri juga akan menghadapi peristiwa itu, men! Sekitar... 21 hari lagi. Whatthe....14 April - 16 April 2014 tepatnya. 
Oh God, I must have done something right for three years! Tapi kenapa rasa-rasanya beban Ujian Nasional di SMA ini terlalu berat buat aku. Mungkin karena aku pikir ini terlalu aneh ketika pembelajaran selama 3 tahun hanya ditentukan kelulusannya dalam 3 hari. Apa kalian berpikiran hal yang sama denganku? 

Dan lagi, kesuksesan pembelajaran bukan berdasarkan hasil nilai Ujian Nasional kan? Ada banyak hal yang memang gak bisa diujikan dalam 3 hari itu men! Jadi, kita belajar selama bertahun-tahun buat apa sih? Kita belajar biar bisa ngerjain ujian apa belajar karena kebutuhan? Kita telah belajar banyak selama tiga tahun, dan harus melalui ujian setiap mau naik kelas. Sekarang semua itu seperti cuma ditentuin sama 3 hari yang crucial banget itu. Oh God, hold us :(

Ya sudah. Mau dikatakan apa lagi men, yang namanya aturan memang harus dilaksanakan dengan atau tanpa persetujuan kita. Namanya juga hidup, gak selamanya kita bisa ngelakuin kemauan kita. Absolute freedom is impossible. Ambil sisi positifnya, mungkin kita emang harus naklukin Ujian Nasional itu dengan lapang dada dan percaya diri. Dan hasil nilainya nanti, jika bagus adalah kemenangan, jika tidak juga bukan suatu kekalahan, karena seperti kataku tadi

It isn't the only measure of educational success. You might get your success in other way.  

Tapi target tetaplah target. Kita harus punya target. Jangan sampai kita dapet yang "juga bukan suatu kekalahan" tapi kita harus dapet "kemenangan". Nilai bagus! Harus!
By the way ada yang ketinggalan aku tanyain, menurut kalian lebih tepat yang mana...

3 Tahun Demi 3 Hari apa 3 Hari Demi 3 Tahun?

Ya, itu semua tergantung pandangan kalian masing-masing. Selamat malam...




23 Maret 2014
Di waktu kepenatan bersarang di hati dan pikiran. Halah.


0 tanggapan:

Posting Komentar


1. Jangan berkomentar secara SARA maupun SARU.
2. Jangan Berkomentar spam atau iklan bersifat komersial maupun iklan blog.
3. Jangan menjiplak tulisan apapun dari blog saya.
4. Komentar kamu akan muncul setelah disetujui oleh penulis.

Sekian.
Salam Blogger.

 

Penonton Peran

Mengikuti

Banner Komunitas Blogger Jogja Berhati Nyaman