Anu,




Minggu lalu, seorang dosen di kelasku berkata bahwa orang yang ketika berbicara sering menggunakan kata "anu" adalah orang yang emosional.
Penjelasannya adalah kenapa? Karena orang tersebut terburu ingin speak-up sementara di pikirannya belum tertata kalimat yang utuh dan rapi.
Selepas dari pembicaraan akademik dan rasional,
mmm... Jika itu benar, apakah alasanku menyebut dia dengan panggilan "Anu"?


Ya, mungkin karena aku terlampau sulit mengontrol perasaanku setiap kali memikirkannya.






Ratri Budiwati 

Di saat malam sudah menua.

2 tanggapan:


1. Jangan berkomentar secara SARA maupun SARU.
2. Jangan Berkomentar spam atau iklan bersifat komersial maupun iklan blog.
3. Jangan menjiplak tulisan apapun dari blog saya.
4. Komentar kamu akan muncul setelah disetujui oleh penulis.

Sekian.
Salam Blogger.

 

Penonton Peran

Mengikuti

Banner Komunitas Blogger Jogja Berhati Nyaman